fbpx

Cara Mengatasi 500 Internal Server Error

500 Internal Server Error
Tiap error mempunyai kode no yang berbeda- beda, umumnya terdiri dari 3 angka. Jadi Kamu butuh mengenali jenis- jenis bersumber pada jenis berikut ini:

  • 100– 199: Status informasi
  • 200– 299: Status sukses
  • 300– 399: Status redirect
  • 400– 499: Clients error
  • 500– 599: Server error
 

Masing-masing browser ataupun server menunjukkan pesan error 500 yang berbeda- beda, berikut contohnya:

 

  • 500 Internal Server Error
  • HTTP 500– Internal Server Error
  • Temporary Error( 500)
  • HTTP 500 Internal Error
  • 500 Error
  • Internal Server Error
  • HTTP Error 500
  • That’ s an Error
  • The web cannot display the page– HTTP 500
  • A Blank white screen
 

Cara Mengatasi 500 Internal Server Error

Pada artikel kali ini, kita akan membahas salah satu pesan error yang terjadi di atas, yaitu 500 Internal Server Error. Untuk Menangani 500 internal server error supaya kilat teratasi, semacam yang sudah dipaparkan diatas Kamu wajib mengingat apa yang terakhir Kamu rubah. Bila telah ketemu Kamu tinggal memandang sebagian metode mengatasinya dibawah ini:

 

1. Hapus Cache Browser

Menghapus cache browser jadi salah satu metode yang dapat Kamu jalani saat sebelum berupaya metode yang yang lain. Buat pengguna Google Chrome caranya lumayan gampang, silahkan arahkan pada pojok kanan atas pada 3 titik( Customize and Control) Seleksi Settings Setelah itu scroll kebawah seleksi Advanced/ Pada Privacy and Security kemudian seleksi Clear Browsing Informasi Seleksi pada Cached Images and Files Serta yang terakhir Clear data.

 

2. Reload Laman Website

Metode kedua menanggulangi error 500 ini lumayan gampang, coba Kamu jalani reload ataupun refresh taman pada browser yang error tersebut dengan diberikan sela waktu dekat 30 detik setelah itu reload kembali. Dapat jadi metode menanggulangi 500 Internal Server Error ini sebab server lagi hadapi overload sehingga dikala Kamu akses bermasalah. Tidak hanya itu Kamu pula dapat berupaya membuka dengan browser lain sembari menunggu.

 

3. Cek Plugin serta Themes

Plugin serta themes yang terdapat pada WordPress pula kerap menimbulkan permasalahan error 500. Umumnya error terjalin sehabis dicoba pembaharuan ataupun install plugin serta themes baru. Dikala melaksanakan install ataupun pembaharuan upayakan satu persatu, sehingga jika terjalin permasalahan dapat nampak mana yang jadi pemicu utamanya. 

 

Plugin

 

Tidak hanya itu tidak dianjurkan memakai plugin ataupun tema tipe beta ataupun sesi pengembangan, sebab umumnya tipe ini masih banyak ditemui kasus. Bila masih belum ketemu, dianjurkan Kamu menonaktifkan plugin dengan login terlebih dulu ke akun cPanel hosting Kamu. Buat triknya dapat dilihat dibawah ini:

 

  • Login ke akun cPanel hosting Kamu, umumnya user serta password disertakan dikala pembelian hosting.
  • Sehabis masuk, silahkan cari File Manager

 

Cpanel

 

Seleksi root domain Kamu setelah itu cari file public_html > cari nama domain/ subdomain yang kalian install > wp content >Themes/ Plugin


Rename dengan meningkatkan–disabled buat mempermudah pengecekan

 

Jalani bergantian satu persatu hingga ketemu.

 

4. Cek File htaccess

Sama semacam ulasan error 403 serta error 404, htaccess jadi salah satu file yang wajib dicek apakah htaccess yang jadi kasus utamanya ataupun ataupun bukan. Buat mengetesnya silahkan Kamu rename file htaccessnya jadi .htaccess1 ataupun terserah kalian.

 

Berikutnya coba buka web kalian apakah telah wajar ataupun belum.

save permalinks

 

Bila telah silahkan Kamu login ke dashboard WordPress setelah itu seting permalink setelah itu save.

 

5. Menaikkan PHP Limits

Terdapat mungkin error 500 sebab hosting sangat berat buat melaksanakan load plugin, themes, script serta konten. Untuk Kamu yang memakai WordPress jangan asal melakukan install plugin serta themes yang memberatkan hosting, install seperlunya saja. Tidak hanya itu terdapat metode lain ialah dengan meningkatkan memori serta php values pada file. htaccess. Silahkan Kamu masukan baris script coding berikut ini:

 

  • php_value upload_ax_filesize 128M
  • php_value post_max_size 128M
  • php_value max_execution_time 300
  • php_value max_input_time 300
  • php_value memory_limit 256M

 

Sehabis itu jangan kurang ingat buat save serta coba apakah telah dapat wajar kembali ataupun belum.

 

6. Mengganti PHP Version

Plugin- plugin WordPress yang terkini dikala ini memerlukan PHP tipe terkini, jadi bila hingga timbul pesan 500 Internal Server Error dapat jadi sebab plugin bermasalah sebab tidak kompatibel dengan tipe PHP. Silahkan Kamu masuk ke akun cPanel Kamu serta cari PHP Version, yang terdapat pada bagian software > Select PHP Version.

 

 

Bila telah selesai coba web Kamu apakah telah wajar ataupun belum.

 

7. Pembaharuan Tipe WordPress

Tidak hanya plugin, theme serta php, nyatanya tipe WordPress pula dapat jadi pemicu error 505 WordPress. Bila terdapat pemberitahuan pembaharuan tipe WordPress terkini, segeralah jalani pembaharuan yang umumnya hendak tampak pada menu dashboard bagian pojok atas.

 

 

Kesimpulan

Nah demikian pembahasan tentang cara tercepat mengatasi 500 internal server error pada WordPress. apabila seluruh langkah telah Anda lakukan & masih saja menemui error 505, maka cobalah meminta tolong pada tim teknis berdasarkan penyedia hosting Anda. Carilah penyedia jasa hosting yg mempunyai support 24 jam selama 7 hari.

 

Merasa website Anda kurang meyakinkan calon pelanggan, Anda dapat melihat template premium dari kami dengan klik berikut. Template premium jasa pembuatan website.

 

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print
Share on email
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Recent Posts

Newsletter

Subscribe for our monthly newsletter to stay updated
Open chat